
Komitmen Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sektor pertanian. Memasuki musim panen tahun ini, warga LDII di Desa Terusan Makmur dan Desa Terusan Karya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, berhasil memanen padi dari lahan seluas 36 hektare dengan produktivitas rata-rata 4 hingga 5 ton per hektare.
Ketua PAC LDII Desa Terusan Makmur, Abdul Malik, mengatakan hasil panen tersebut berasal dari pemanfaatan varietas unggul, yakni Hibrida Supadi, Hibrida Sembada, Inpari 32, dan MR 129. Didukung kondisi lahan yang baik, petani di wilayah itu mampu melakukan tanam dua kali dalam setahun. “Panen ini menjadi wujud nyata kontribusi warga LDII dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya. Ketua PC LDII Kecamatan Bataguh, H. Nurahmat, S.Kep., Ners, mengatakan peningkatan produktivitas dilakukan melalui penerapan sistem pertanian intensifikasi.
Seluruh proses budidaya, mulai dari pengolahan lahan hingga panen, telah memanfaatkan alat mekanisasi pertanian sehingga lebih efektif dan efisien. Menurutnya produktivitas didukung pengolahan lahan yang baik, penggunaan benih unggul, pemberian pupuk dengan dosis dan waktu yang tepat, pengendalian hama dan penyakit tanaman, perawatan tanaman secara berkelanjutan, serta pengaturan tata air yang optimal. Saat panen, petani juga berupaya meminimalkan kehilangan gabah agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.” Melalui penerapan budidaya yang baik dan mekanisasi pertanian, kami berharap produktivitas terus meningkat sehingga kontribusi warga LDII terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional semakin besar,” katanya.
Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kapuas, H. Subagio, menilai sektor pertanian merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata warga LDII kepada bangsa. Menurutnya, menjaga ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “LDII sejak lama mendorong warganya untuk mandiri dan produktif. Pertanian menjadi salah satu bidang yang terus kami kembangkan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap semangat gotong royong dan kerja keras para petani terus terjaga sehingga mampu berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional, ” kata Subagio.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kapuas, H. Kamaludin, menegaskan keberhasilan panen di Kecamatan Bataguh menjadi bukti bahwa warga LDII tidak hanya berperan dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga aktif mendukung pembangunan daerah melalui sektor pertanian. “Ketahanan pangan adalah bagian dari penguatan ketahanan bangsa. Karena itu, LDII akan terus mendorong warganya meningkatkan produktivitas pertanian, memanfaatkan teknologi dan benih unggul, serta menjalin sinergi dengan pemerintah agar hasil pertanian semakin optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya. Ia berharap keberhasilan panen di lahan seluas 36 hektare tersebut menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas, sehingga Kabupaten Kapuas semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah. (kim)
DPW LDII Kalimantan Tengah Website Resmi DPW LDII Kalimantan Tengah